Cara Mengoptimalkan Jaringan VSAT

Pemanfaat layanan VSAT dilakukan demi pemerataan digital guna menumbuhkan ekonomi digital di daerah. Namun alangkah menyebalkannya jika koneksi VSAT Anda melambat bahkan rusak akibat parabola yang mulai usang. Mari simak cara mengoptimalkan jaringan VSAT Anda!

 

Internet telah menjadi kebutuhan umum saat ini. Dari sabang sampai merauke, dari kota hingga pelosok nusantara telah menjadikan internet sebagai kebutuhan inti dalam aktivitas masyarakat dan bisnis. Pekerjaan, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya, kita telah bergantung pada internet. Ketika koneksi internet mengalami gangguan, akan menimbulkan hambatan atau masalah yang besar.

Namun dalam perkembangannya, konektivitas yang andal masih menjadi kendala untuk area pedesaan dan pelosok. APJII mengungkapkan Indonesia memiliki sekitar 74 ribu desa, namun masih banyak desa yang tidak bisa menikmati jaringan internet seperti daerah-daerah lainnya. Hal itu salah satunya karena kondisi geografis Indonesia yang maritim atau kepulauan.

Mengatasi masalah tersebut, Internet Satelit adalah salah satu layanan internet yang membantu masyarakat yang tinggal di area terpencil untuk mendapatkan akses konektivitas yang mumpuni, bahkan kualitasnya sama seperti di pusat kota.

Salah satu kelebihan internet satelit adalah memiliki area cakupan yang luas sehingga dapat di pasang di mana saja, baik di desa atau kota, di pegunungan atau di daerah pesisir dan kepulauan, hingga ke daerah pelosok sekalipun yang belum terjangkau layanan komunikasi lainnya.

Pemanfaat jaringan VSAT dilakukan demi pemerataan digital guna menumbuhkan ekonomi digital di daerah. Namun alangkah menyebalkannya jika koneksi VSAT Anda melambat bahkan rusak akibat parabola yang mulai usang.

Pertanyaannya bagaimana membuat jaringan VSAT tetap optimal, apa yang harus kita lakukan? Simak jawabannya!

Periksa parabola dan kabel

1. Cari kerusakan pada parabola dan kabel

Kami sarankan untuk menghubungi ISP Anda. Perlu diketahui jenis kerusakan yang terdapat di perangkat. Lihat satelit atau antena parabola Anda. Cari retakan, atau kerusakan lain pada piringan dan kabel Anda. Pastikan juga kabel Anda tidak longgar saat  terhubung ke piringan Anda. 

2. Pastikan tidak ada penghalang

Saat Anda melakukannya, bersihkan puing-puing, atau kotoran yang ada di parabola. Ini cara parabola tetap terjaga dari tumpukan daun atau beda lain yang dapat membuat parabola retak atau kabel putus.

3. Periksa posisi

Pastikan posisi parabola tepat menuju ke satelit. Jika menurut Anda antena tidak diposisikan dengan benar, sebaiknya hubungi ISP Anda untuk memposisikan parabola kembali pada arah satelit.

Periksa modem dan router

Baiklah, setelah Anda memeriksa parabola dan kabel Anda saatnya untuk melihat modem dan router.

1. Gunakan router sendiri

Anda bisa, menggunakan router Anda sendiri untuk memastikan kekuatan router yang diinginkan dan juga menyertakan fitur yang Anda inginkan, seperti beberapa port Ethernet, teknologi dual-band, dan bahkan mungkin beamforming.

2. Reset modem dan router

Kita semua tahu cara klasik untuk mereset ulang modem setiap kali masalah internet muncul yaitu dengan melakukan reset perangkat. Meski ini menjadi cara yang umum tapi ini cukup ampuh untuk menanggulangi kendala yang terjadi.

3. Perbarui firmware modem

Langkah berikutnya  adalah memperbarui firmware router. Menjaga firmware Anda tetap up to date, akan membuat router memiliki dukungan yang tepat untuk beroperasi pada kapasitas maksimumnya.

4. Optimalkan penempatan router

Tempatkan router tetap dekat dengan posisi perangkat. Jarak yang lebih dekat berarti sinyal akan lebih kuat, karena memiliki jarak yang lebih sedikit untuk menjangkau perangkat.

Pastikan Telah Terhubung Teknologi terbaru

Selanjutnya pastikan VSAT Anda telah terhubung dengan jaringan High Throughput Satellite (HTS). HTS ini merupakan teknologi terbaru dimana kapasitas akses data melalui internet satelit bisa jauh lebih besar dari kapasitas yang saat ini banyak digunakan.

Jika saat ini kapasitas maksimal Throughput adalah 155 Mbps, melalui teknologi High Throughput Satellite (HTS), kecepatan akses data bisa mencapai 100 Gbits. Implementasi sistem High Throughput Satellite (HTS) dapat diterapkan pada semua jenis transponder, seperti Ka-Band, Ku-Band, dan C-Band.

VSAT HTS Link Net memberikan manfaat lebih kepada pelanggan, tidak terbatas hanya pada throughput yang lebih cepat.

VSAT HTS Broadband memberikan frekuensi 17,7 – 21,2 GHz downlink dan 27,5 – 31 GHz uplink, yang memaksimalkan akses komunikasi ke area terpencil dengan akses internet yang lebih cepat.

Real Time Bandwidth Monitoring

Kita tau bagaimana pelayanan sangat penting pada layanan jasa. Pastikan provider Anda menyediakan bandwidth monitoring dalam layanan mereka.

Link Net memberikan layanan speed test traffic dan tracking satelite 24/7 untuk memastikan sinyal parabola berada satu jalur dengan satelit.

Itulah beberapa cara untuk mengoptimalkan jaringan VSAT di wilayah Anda. Meski internet satelit belum dapat mengimbangi kecepatan internet kabel dan serat optik, tapi cara di atas dapat meminimalisir masalah kecepatan dan memaksimalkan koneksi internet VSAT Anda. 

Untuk informasi dan layanan jaringan VSAT Link Net dapat kunjungi https://www.linknet.id/product/connectivity#vsat-services 

Share :

You might also like :

5 Youtube Channel Workout Agar Tetap Sehat Walaupun #DiRumahAja
Atlet Angkat Besi Windy Cantika Meraih Medali Pert...

Comments :

Close