First Media Business Luncurkan First Klaz

  • by Deni
  • 0 view

First Media Business Luncurkan First Klaz,
Solusi Terpadu Bagi Dunia Pendidikan di Era Digital
Gelar Talkshow Pendidikan Bersama dengan Komunitas berGURU


Jakarta, 19 November 2019 – PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media merupakan pemimpin di industri penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia. Menggunakan nama komersial First Media Business untuk layanan segmen korporasi, PT Link Net Tbk (LINK) menawarkan Leading Connectivity and ICT Solution untuk berbagai industri dan bisnis, termasuk dunia pendidikan di Indonesia. Dalam kesempatan ini, First Media Business melakukan peresmian produk First Klaz, sebuah solusi terpadu untuk edukasi, yang terdiri dari layanan sistem manajemen pembelajaran (LMS) berbasis web dan aplikasi, konten-konten e-learning, dan layanan konektivitas pendukung yang handal.


First Media Business juga menyelenggarakan Talkshow Pendidikan bertemakan “Menerapkan Efisiensi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) & Pengembangan Karakter di Era Milenial” yang didukung oleh komunitas berGURU dan diikuti oleh Kepala Sekolah SMK & SMA Negeri dan Swasta se-Jakarta Barat. Acara peluncuran ini dipimpin oleh Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk (First Media) Marlo Budiman, Enterprise Director PT Link Net Tbk (First Media) Agung Satya Wiguna, beserta narasumber Melani Putria, dan Komunitas berGURU yang diwakili oleh Amin Fatkhurrohman, M. Si., Kasi Dikmen Wilayah I Jakarta Barat, bertempat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada hari Selasa, 19 November 2019.


“First Klaz merupakan bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat, terutama para pelaku di dunia Pendidikan dengan lebih baik. Melalui kehadiran First Klaz ini, kami mau mendukung peningkatan kompetensi para guru hebat untuk dapat bersaing di era industri 4.0, dan memberikan ekosistem Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang terpadu bagi sektor pendidikan di Indonesia. Karena bagi kami pendidikan adalah pilar utama yang akan membantu mewujudkan dan melahirkan SDM terbaik di Indonesia,” Marlo Budiman, Presiden Direktur & CEO PT Link Net Tbk.


Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2018 mencatat penetrasi pengguna internet berdasarkan usia di Indonesia dengan jumlah yang sangat tinggi, diantaranya kelompok usia 15 – 19 sebesar 91%, diikuti usia 20 – 24 dengan persentase 88,5%. Kemudian, kelompok usia 25 – 29 tahun dengan penetrasi 82,7% serta kelompok usia 10-14 tahun sebesar 66,2%.


Dengan penetrasi akses internet yang mencapai lebih dari 3/4 dari populasi, digital native atau generasi millennial, memiliki pola perilaku yang sangat berbeda. Mereka tumbuh dengan kemudahan teknologi dan sumber informasi yang tak terbatas. Perangkat digital menjadi bagian tak terpisahkan bagi generasi ini, karena kemudahan berpindah dari salah satu aplikasi ke aplikasi lainnya, seperti menonton video, chating bahkan bermain game. Hal ini menyebabkan rentang perhatian generasi ini menjadi semakin pendek, sehingga konsentrsi berkurang ketika memperhatikan pelajaran di kelas.


"Ajari muridmu sesuai zamannya. Dari itu Guru masa kini harus membekali dirinya dengan pemahaman serta mampu dan mau menggunakan teknologi dalam mengedukasi siswa. Sebagaimana generasi millennial mengakses informasi dan menggunakannya untuk kehidupan sehari-hari. Sehingga siswa mampu mendapat manfaat yang maksimal dengan dampak negatif minimal. Melek digital atau digital literasi bagi digital native menjadi keharusan karena merekalah yang akan menghadapi tantangan besar dalam revolusi digital yang masih terus berlangsung,” ungkap Amin Fatkhurrohman, M. Si., Kasi Dikmen Wilayah I Jakarta Barat yang merupakan perwakilan dari Komunitas berGURU.


Karena itu, pekerjaan seorang guru saat ini tidak hanya mentransfer informasi tetapi membuat siswa menjadi melek digital. Untuk itu guru memerlukan support system melalui sistem manajemen pembelajaran terintegrasi yang akan memudahkan kerja guru dengan konten digital yang sesuai serta didukung oleh konektivitas internet yang handal melalui produk First Klaz.


“Kami mengajak Kepala Sekolah dan para guru untuk berpartisipasi aktif dalam memantau kegiatan belajar mengajar sehari-hari agar efisiensi KBM dan pengembangan karakter dapat berjalan beriringan dan mencapai hasil yang signifikan dalam upaya menigkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memanfaatan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang terintegrasi, kreatif dan interaktif,” ungkap Agung Satya Wiguna, Enterprise Director PT Link Net Tbk.


First Klaz memiliki fitur unggulan, diantaranya kelas, kursus dan ujian online, notifikasi chat (guru, siswa dan orangtua), analisa, report dan e-certificate, management system (kelas, user dan konten), materi belajar (bank soal & materi), artificial intelligent, dashboard dan webinar. Semua bagian telah dibuat terintegrasi dan dapat diakses oleh Siswa, Guru, Kepala Sekolah, admin sekolah maupun orang tua didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lebih efisien dan mudah.