*

PT Link Net Tbk Berhasil Meraih 2 Juta Homes Passed Dan Pemegang Saham Menyetujui Pembelian Kembali Saham (Share Buy Back)

  • 0 view

PT Link Net Tbk (“Link Net” atau “Perseroan”; kode saham: “LINK”) melaporkan pencapaian 2
juta homes passed pada akhir tahun 2017. Para pemegang saham Perseroan juga menyetujui
pembelian kembali saham Perseroan (share buy back) pada Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan hari ini, tanggal 15 Januari 2018.


Saat pemaparan publik setelah RUPSLB, Link Net juga melaporkan pencapaian yang luar biasa
pada tahun 2017 dengan meraih total 2.000.000 homes passed. Pencapaian ini memberikan
penambahan lebih dari 170,000 home passed dan jauh melebihi target acuan awal 150.000
homes passed di sepanjang tahun 2017.


Pada acara RUPSLB, para pemegang saham Perseroan memutuskan dan menyetujui pembelian
kembali saham Perseroan dengan harga saham maksimal sebesar Rp6.000,- per saham, dengan
total maksimum 7,1% dari pembayaran saham dan akan dilaksanakan dalam periode 18 bulan,
dimulai dari tanggal 15 Januari 2018, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.


Para pemegang saham juga menyetujui perubahan administratif terhadap dua pasal pada
Anggaran Dasar Perseroan, sejalan dengan peraturan pasar modal.


Atas pencapaian ini, Irwan Djaja, Direktur Utama dan CEO, mengatakan, “Pencapaian 2 juta
homes passed merupakan tonggak sejarah penting bagi Link Net. Hal ini dimungkinkan berkat
kerja keras dari seluruh karyawan, terutama adanya koordinasi yang baik dari divisi roll out,
operasional, dan teknologi. Investasi ini juga dimungkinkan karena adanya eksekusi yang solid
dan konsisten dari tim divisi sales dan marketing. Mereka memastikan tingkat utilisasi tetap tinggi
pada jaringan yang telah dibangun, sehingga pengembalian investasi dapat dicapai dengan lebih
cepat.

Lebih lanjut, Irwan Djaja, mengatakan, “Persetujuan pembelian kembali saham Perseroan dengan
harga maksimal Rp6.000,- per saham, menunjukkan kepercayaan dan keyakinan yang kuat dari
para pemegang saham terhadap prospek Perseroan.