Mengubah Telepon Analog Menjadi Telepon Digital dalam Kantor, Why Not?

Meski saat ini teknologi telekomunikasi telah berkembang pesat dan beragam jenisnya, namun komunikasi melalui telepon internal masih dibutuhkan untuk menunjang aktivitas perkantoran. Telepon internal atau PABX (Private Automatic Branch eXchange) adalah layanan telepon konvensional dengan sistem analog.

Meski saat ini teknologi telekomunikasi telah berkembang pesat dan beragam jenisnya, namun komunikasi melalui telepon internal masih dibutuhkan untuk menunjang aktivitas perkantoran. Telepon internal atau PABX (Private Automatic Branch eXchange) adalah layanan telepon konvensional dengan sistem analog. Sistem ini menggunakan kabel yang terpusat pada switchboard sebagai control station, sehingga bisa berguna sebagai telepon, mesin fax, modem, atau komunikasi antar karyawan kantor baik secara lokal mau pun sambungan jarak jauh.

Penggunaan PABX masih terdapat pada perusahaan-perusahaan jasa seeperti bank, transportasi, asuransi, telekomunikasi, food delivery, hingga pemerintahan agar bisa terkoordinasi dengan lancar baik internal atau dengan stakeholdernya. Demi menunjang kegiatan berkomunikasi ini, bukan hanya membutuhkan telepon bersuara jernih, melainkan juga membutuhkan tingkat keamanan yang tinggi.

Seringkali percakapan dalam telepon harus direkam melalui call recorder agar bisa diulang apabila ada complain atau permasalahan lain yang melibatkan pelanggan. Terlebih di perusahaan-perusahaan finance, asuransi, call center, hingga layanan kartu kredit yang selalu merekam percakapan dengan pelanggan untuk meminta konfirmasi. Alat-alat ini juga berfungsi sebagai pencatat telepon masuk dan keluar serta mencatat panggilan yang tidak terangkat.

Masalahnya, biaya telepon keluar (outgoing call) dihitung per panggilan keluar. Alhasil, apabila aktivitas komunikasi via telepon dalam sebuah kantor sedang tinggi, maka biaya yang dibebankan juga akan meningkat. Bahkan, penggunaan PABX konvensional dinilai tidak efektif lagi bagi kantor-kantor yang memiliki banyak cabang di dalam mau pun luar negeri karena jaringan selulernya yang masih terbatas. Jalan keluar dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan IP PABX. IP PABX memungkinkan sinyal analog dalam PABX konvensional dikonversi menjadi sinyal digital yang disalurkan melalui Internet Protocol (IP).

First Media Business melalui layanan Voice Solution menghadirkan teknologi telepon berbasis internet dengan beragam keunggulan. Selain menawarkan komunikasi yang efisien antara kantor pusat dengan cabang-cabangnya melalui koneksi komunikasi yang private, layanan telepon menggunakan IP PABX beban biayanya terhitung lebih murah. Selain itu, perusahaan juga dapat dengan mudah mengatur pengaturan VOIP dalam sistem komunikasinya. IP PABX pun bersifat fleksibel sehingga panggilan masuk dan keluar akan tercatat secara tepat dalam bentuk data yang bisa dikelola melalui komputer. Dengan begitu, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi komunikasi sehingga dapat menunjang mobilitasnya.
 

Share :

You might also like :

Perkuat Proteksi Layanan Fintech dari Ancaman Kejahatan Siber
Cara Menghemat Data Kuota Saat Streaming di Viu

Comments :

$('#comment-form').hide(); $('#success-comment').show(); }}); }); }); --}}
Close