Ladies, Ini 3 K-Drama Wanita Sentris yang Harus Kamu Tonton!

List drama Korea wanita sentris yang patut kamu tonton. Jangan sampai ketinggalan, ya!

Tanggal 8 Maret selalu dirayakan sebagai Hari Internasional Perempuan atau International Women’s Day. Hari ini diperingati sebagai momen pencapaian budaya, politik, dan sosial-ekonomi kaum perempuan. Eits, kalau kamu belum berkesempatan turun langsung ke jalan untuk ikut Women’s March, nonton K-drama yang berfokus pada karakter-karakter wanita ini bisa jadi opsi lain merayakan hari ini, lho!

Apa aja, sih, drama Korea wanita sentris yang patut kamu tonton? Nih, jawabannya!

Search: WWW

Bae Tami, Cha Hyeon, dan Ga Kyung adalah tiga karakter utama dalam Search: WWW yang diperankan oleh Im Soojung, Lee Dahee, dan Jun Hyejin. Drama Korea berlatar industri internet ini menceritakan tentang konflik, perjuangan, juga kehidupan pribadi ketiga wanita karier di dua perusahaan web portal terbesar Korea: Unicon dan Barro.

Di usia akhir 30-an, Bae Tami harus ‘turun’ dari posisinya sebagai Direktur Departemen Pencarian Unicon lantaran mempertahankan prinsipnya. Ia kemudian bergabung dengan Barro, kompetitor Unicon, sebagai salah seorang petinggi dan bekerja sama dengan Cha Hyeon. Misinya hanya satu: membuktikan pada Ga Kyung (Direktur utama Unicon) bahwa ia bisa mengalahkan Unicon bersama Barro.

Tentunya, kisah “pertempuran” berkelanjutan antara ketiga wanita ini diselingi dengan kisah cinta unik masing-masing karakter.

Be Melodramatic

Lim Jinjoo, Lee Eunjung, dan Hwang Hanjoo adalah tiga wanita berusia 30 tahun yang sudah bersahabat sejak kuliah. Meski begitu, karakter-karakter yang diperankan oleh Chun Woohee, Jeon Yeobeen, dan Han Jieun ini punya profesi yang berbeda dan biasa-biasa saja. Drama Korea ini menceritakan kehidupan sehari-hari ketiga wanita yang tinggal seatap itu.

Di usia ke-30, Jinjoo akhirnya mendapat kesempatan untuk menjadi penulis utama sebuah drama televisi. Kesempatan itu mempertemukannya dengan Son Beomsoo (Ahn Jaehong) dan keduanya menjalin hubungan asmara. Eunjung adalah seorang sutradara film dokumenter yang sedang memproduksi film tentang seorang aktris “kelas dua”. Urusan asmara, Eunjung masih belum bisa melupakan tunangannya yang meninggal karena kanker.

Sementara itu, Hanjoo adalah seorang ibu tunggal yang bekerja di perusahaan pemasaran dan produksi, tepatnya di bagian penempatan produk dalam sebuah drama. Karena suatu dan lain hal, ketiga wanita ini berakhir dalam satu proyek yang sama: drama yang ditulis Jinjoo dan disutradarai Beomsoo. Drama bergenre slice-of-life ini sangat menarik buat kamu yang suka tontonan santai.

Thirty Nine

Cha Mijo, Jeong Chanyoung, dan Jang Johee adalah tiga karakter utama dalam drama Korea paling baru di daftar ini. Diperankan oleh Son Yejin, Jeon Mido, dan Kim Jihyun, drama ini mengisahkan tentang hidup tiga wanita lajang berusia 39 tahun yang sudah bersahabat sejak kelas 2 SMA. 

Mijo adalah seorang direktur sekaligus dermatolog sebuah klinik kecantikan di Gangnam. Berasal dari keluarga kaya raya dan orang tua yang begitu suportif, Mijo tumbuh sebagai sosok wanita yang lemah lembut. Sebaliknya, Chanyoung adalah wanita yang blak-blakan, tangguh, dan siap pasang badan untuk membela kedua sahabatnya. Sementara Johee adalah wanita yang pemalu dan belum pernah punya hubungan asmara.

Kehidupan ketiganya yang tenang mendadak berubah setelah salah satu dari mereka divonis penyakit mematikan. Selain mempertontonkan bagaimana tiga orang sahabat menghargai sisa-sisa hidup mereka bersama, drama ini juga memperlihatkan kisah asmara masing-masing dari mereka.

Nah, itulah dia 3 drama Korea wanita sentris yang harus kamu tonton buat ikut merayakan Hari Perempuan Internasional. Ketiga drama di atas tersedia di Netflix, lho! Pasang dulu internet tanpa batas di rumah kamu sebelum mulai streaming ketiga drama di atas, ya! Kalau belum punya, kamu bisa pilih First Media sebagai pilihan pertama kamu. Mulai dari 200 ribuan saja, kamu bisa menonton drama-drama Korea di atas tanpa batas!

Share :

You might also like :

Metaverse - Dunia Digital di Masa Depan
Adakah Dampak Positif Dalam Bermain Game Online?

Comments :

Close