Menilik Perkembangan Generasi Sosial Media

  • by Editor
  • 0 view

Internet dan gadget kini menjadi sesuatu yang tak lepas dari kehidupan masyarakat. Generasi milenial khususnya, menjadi pengguna yang terbilang sangat aktif berselancar di dunia maya. Media sosial pun kini seolah menjadi rumah kedua bagi pengguna smartphone. Di Indonesia, media sosial menjadi sumber informasi utama yang diakses oleh generasi milenial.
Teks: Sofiyan

Aplikasi berbasis media sosial menjadi sumber informasi yang paling banyak digunakan kalangan milenial di Indonesia, dengan persentase sekitar 79%. Meski begitu, kepercayaan milenial terhadap informasi masih lebih mengandalkan sumber dari orang terdekat, seperti keluarga dan rekan-rekannya. Televisi juga masih memiliki peran menjadi sumber informasi yang diakses oleh generasi milenial Indonesia. Berdasarkan data studi dari Yogrt, tv menjadi sumber informasi kalangan milenial dengan persentase sebesar 56%. Media sosial sendiri bukan lagi dunia yang maya, namun justru dunia nyata saat ini. Pasalnya mereka bersosialisasi dengan rekan-rekan dan keluarganya melalui media sosial layaknya di dunia nyata. Memprediksi milenial Indonesia saat ini, untuk ke depannya akan semakin hidup di platform digital sehingga menimbulkan peluang ekonomi baru, meski tak bisa memprediksi bentuk dari peluang tersebut.

internet first media


Topik yang diminati milenial sendiri masih didominasi dunia hiburan seperti film dan musik. Tak hanya milenial di Indonesia, perilaku ini juga berlaku bagi milenial di mancanegara yang juga menyukai topik hiburan yang mereka akses di internet. Di sisi lain, topik lain yang kurang diminati adalah topik politik dan keagamaan. Pada awal perkembanganya, inovasi teknologi digital yang melahirkan media sosial dikagumi
 

TechNews
sebagai penciptaan yang mendorong peningkatan peradaban, sehingga teknologi ini menyambungkan yang terpisah. Pada konteks komunikasi, media sosial berhasil melampaui harapan penggunanya, dengan kemudahan interaksi yang disandingkan oleh berbagai aplikasi-aplikasi. Namun, pada titik lain, media sosial ternyata melampaui ekspektasi pengguna, bahkan penciptanya. Media sosial menciptakan jarak baru bagi ikatan sosial antar manusia. Pada beberapa konteks, media sosial menyambungkan jarak, namun pada sisi waktu yang bersamaan, media sosial menciptakan halangan komunikasi bagi orang-orang terdekat. (SFN/AGR/SFN/MHG)